Selasa, 21 Oktober 2014

INSTALASI DEBIAN

Posted by Unknown On 09.40 | No comments
Bingung cara install Debian? Jika ingin menginstall debian, silahkan klik link berikut ini: Debian

Sabtu, 11 Oktober 2014

Beam A*

Posted by Unknown On 06.34 | No comments
Macam-Macam Algoritma Pencarian
Permasalah pencarian adalah merupakan yang sering dijumpai oleh peneliti bidang Kecerdasan Buatan. Permasalahan ini merupakan hal penting dalam menentukan keberhasilan system kecerdasan buatan. Menurut sumber, ada 3 bagian dalam metode pencarian.
Yang pertama adalah metode yang sederhana yang hanya berusaha mencari kemungkinan penyelesaian. Metode yang termasuk padabagian ini adalah dept-first search, hill climbing, breadth-first search, beam search dan best-first search.
Yang kedua yaitu metode yang lebih kompleks yang akan mencari jarak terpendek. Metode ini adalah British Museum Procedure, Branch and Bound, Dynamic Programming dan A*. Metode-metode ini digunakan pada saat harga perjalanan untuk mencari kemungkinan menjadi perhitungan.
Yang ketiga, yaitu beberapa prosedur/metpde yang kita terapkan saat kita berhadapan dengan musuh. Prosedur ini adalah minimax search, alpha-beta prunning. Metode ini banyak digunakan pada program-program permainan seperti catur dsb.
Berikut merupakan bagan untuk Metode Searching:



Begitulah bagannya.... tapi kali ini saya hanya akan berbagi tentang Beam A* saja.. monggo disimak.
Algoritma ini memberikan sedikit variasi pada A*, yaitu dengan membatasi simpul yang bisa disimpan di dalam OPEN. Ketika jumlah simpul di OPEN sudah melebihi batas tertentu, maka simpul dengan nilai f terbesar akan dihapus. Sedangkan jumlah simpul yang di dalam CLOSED tetap dibiarkan tanpa batasan karena simpul yang di dalam CLOSED memang tidak mungkin dihapus. Dengan membatasi jumlah simpul di OPEN, maka pencarian menjadi lebih terfokus seperti sinar (beam). Sehingga variasi ini dinamakan Beam A*.
Implementasi algoritma BA* sama dengan A* tetapi ada sedikit fungsi tambahan untuk pengecekan dan penghapusan simpul terburuk diOPEN.
Algoritma Beam A* menggunakan dua senarai: OPEN danCLOSED
OPEN adalah adalah senarai (list) yang digunakan untuk menyimpan simpul-simpul yang pernah dibangkitkan dan nilai heuristiknya telah dihitung tetapi belum terpilih sebagai simpul terbaik (best node). Dengan kata lain, OPEN berisi simpul-simpul yang masih memiliki peluang (peluangnya masih terbuka) untuk terpilih sebagai simpul terbaik.
CLOSED adalah senarai untuk menyimpan simpul-simpul yang sudah pernah dibangkitkan dan sudah pernah terpilih sebagai simpul terbaik. Artinya, CLOSED berisi simpul-simpul yang tidak mungkin terpilih sebagai simpul terbaik (peluang untuk terpilih sudah tertutup).
Terdapat tiga kondisi bagi setiap sukseror yang dibangkitkan, yaitu : sudah berada di OPEN, sudah berada di CLOSED, dan tidak berada diOPEN maupun CLOSED. Pada ketiga kondisi tersebut diberikan penanganan yang berbeda-beda.
Jika suksesor sudah pernah berada di OPEN, maka dilakukan pengecekan apakah perlu pengubahan parent atau tidak tergantung pada nilai g-nya melalui parent lama atau parent baru. Jika melalui parent baru memberikan nilai g yang lebih kecil, maka dilakukan pengubahan parent. Jika pengubahan parent dilakukan, maka dilakukan pula perbaruan (update) nilai dan f  pada suksesor tersebut. Dengan perbaruan ini, suksesor tersebut memiliki kesempatan yang lebih besar untuk terpilih sebagai simpul terbaik (best node).
Jika suksesor sudah pernah berada di CLOSED, maka dilakukan pengecekan apakah perlu pengubahan parent atau tidak. Jika ya, maka dilakukan perbaruan nilai dan f  pada suksesor tersebut serta pada semua “anak cucunya” yang sudah pernah berada di OPEN. Dengan perbaruan ini, maka semua anak cucunya tersebut memiliki kesempatan lebih besar untuk terpilih sebagai simpul terbaik (best node).
Jika suksesor tidak berada di OPEN maupun CLOSED, maka suksesor tersebut dimasukkan ke dalam OPEN. Tambahkan suksesor tersebut sebagai suksesornya best node. Hitung biaya suksesor tersebut dengan rumus f = g + h..

Reference:




Jumat, 10 Oktober 2014




Halloooo… assalamu’alaikumwr.wb

Kali ini saya akan sedikit bercerita tentang kunjungan  seseorang… siapa dia?? Jengjengjeng…

Di 9 Oktober 2014 di ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA, IBM Indonesia mengadakan workshop untuk memperkenalkan dan membuat aplikasi dengan menggunakan layanan Cloud _nya yaitu IBM Bluemix. Mereka juga didampingi oleh sebuah komunitas yang ternyata salah satu anggotanya adalah Alumni ILKOM UPI… waaahhh pokpokpokpok (tepuktangan) komunitas itu tak lain adalah Code Politan.

Bisa dibilang, Bluemix ini merupakan platform yang menyediakan layanan kepada pelanggan, starup, maupun perusahaan untuk mengatur aplikasi dan datanya sendiri. Sedangkan infrastruktur seperti runtime , system operasi, jaringan, server, penyimpanan, virtualisasi dan perangkat keras disediakan serta dirawat langsung oleh IBM.

Tentunya dengan adanya Bluemix ini starup maupun perusahaan tidak perlu repot dengan hal pengaturan dan perawatan terhadap aplikasi dan menyimpan kode serta datanya. Dalam Bluemix ini pun penggunanya dapat langsung mengedit kode aplikasi maupun datanya secara langsung. Beberapa fitur yang terdapat padda Bluemix antara lain :
-          Infrastruktur yang pintar
-          Keamanan
-          Pengembangan serta analisis data besar
-          Pengembangan serta uji coba aplikasi
-          Waston QA
-          Analisis sosial
-          M2M (mesin ke mesin) dan
-          Media 

IBM Bluemix merupakan layanan Cloud Computing terbaru yang dikembangkan oleh IBM. Cloud Computing sendiri dibagi atas 3 bagian besar menurut layanan yang diberikannya, yaitu:
1.      IaAS (Infrastructure as A Service), diamana penyedia layanan menyediakan infrastruktur yang kita perlukan untuk membangun sebuah system seperti server, jaringan dll.
2.      PaSS (Platform as A service). Selain menyediakan infrastruktur , PaSS menyediakan juga system operasi untuk mendukung pembuatan system yang diinginkan.
3.      SaSS (Software as A Service). Yaitu layanan yang menyediakan  infrastruktur, platform dan perangkat lunak yang bias langsung digunakan sesuai kebutuhan.

Nah, sesuai apa yang disampaikan oleh Kak’ Icha (perwakilan dari IBM) bahwa Bluemix ini hadir sebagai PaSS yang baru dan lengkap. Bluemix memiliki beragam fitur yang tentunya akan membantu kita dalam mengembangkan aplikasi, khususnya web.
Berikut ini merupakan fitur-fitur yang disediakan oleh Bluemix:
a.      Sebagai platform yang mudah digunakan , bahkan untuk pengembang-pengembang pemula.
b.      Terdapat pilihan runtime yang lebih banyak daripada hosting biasa.
c.       Dapat membuat monitor untuk aplikasi sesuai dengan kustomisasi yang dibutuhkan.
d.      Mudah untuk mengembangkan kode program, baik secara online atau secara offline.
e.      Memiliki standar Cloudfoundry untuk pengembangan aplikasi yang lebih luas.
f.        Multiplatform, didukung oleh bermacam system operasi.

Begitu katanya sekilas yang dikatakan sama Kak’ Icha tentang Bluemix. Nah bagi teman-teman baik pemula atau developer sejati, boleh tuh bergabung dengan Bluemix IBM dengan cara Registrasi di www.bluemix.net

Minggu, 14 September 2014

Music Information Retrieval

Posted by Unknown On 19.10 | 1 comment
Assalamu’alaikum Wr.Wb Akhi dan Ukhti J

Kali ini saya akan bercerita tentang Music Information Retrieval. Nah, sebelumnya saya akan bercerita sedikit tentang Information Retrieval terlebih dahulu. Information Retrieval merupakan bagian dari computer science  yang berhubungan dengan pengambilan informasi dari dokumen-dokumen yang didasarkan pada isi dan konteks dari dokumen-dokumen itu sendiri. Berdasarkan referensi dijelaskan bahwa Information Retrieval merupakan suatu pencarian informasi (biasanya berupa dokumen) yang didasarkan pada suatu query (inputan_user) yang diharapkan dapat memenuhi keinginan user dari kumpulan dokumen yang ada. Sedangkan, definisi query dalam Information Retrieval menurut referensi merupakan sebuah formula yang digunakan untuk mencari informasi yang dibutuhkan oleh user, dalam bentuk yang paling sederhana, sebuah query merupakan suatu keywords (kata kunci) dan dokumen yang mengandung keywords merupakan dokumen yang dicari dalam IRS. Sebagai contoh adalah Aplikasi Music Information Retrieval.
Music Information Retrieval (MIR) merupakan sebuah bidang ilmu untuk mengambil dan mengolah informasi dari file musik, dapat berupa metadata, ataupun konten, seperti nada, melodi dan tempo. Music Information Retrieval atau disebut juga dengan sistem temu balik informasi musik adalah sebuah sistem yang digunakan untuk menemukan kembali (retrieve) informasi-informasi yang relevan terhadap kebutuhan pengguna dari suatu kumpulan informasi musik secara otomatis. Pada sistem temu balik informasi musik, koleksi informasi yang digunakan berupa berkas musik dimana pengguna dapat memasukkan query untuk mendapatkan informasi berkas musik yang relevan dari sistem. Musik memiliki karakteristik yang berbeda dengan dokumen teks, sehingga pada sistem temu balik informasi musik diperlukan proses pencarian dengan menggunakan algoritma khusus yang berbeda dengan proses pencarian berbasis teks pada koleksi dokumen.
MIR(Music Information Retrieval) adalah bidang kecil tapi berkembang penelitian dengan banyak aplikasi dunia nyata. Mereka yang terlibat dalam MIR mungkin memiliki latar belakang dalam musikologi, psikologi, studi musik akademis, pemrosesan sinyal, pembelajaran mesin atau beberapa kombinasi dari semuanya. Menurut referensi ada beberapa cara kerja dari MIR diantaranya sebagai berikut:
1.    Musik Otomatis Transkripsi
Otomatis transkripsi musik adalah proses mengubah rekaman audio ke notasi simbolik, seperti skor atau file MIDI sebagai contohnya.  Proses ini melibatkan beberapa sub tugas, yang meliputi deteksi multi-pitch, deteksi onset, estimasi durasi, identifikasi instrumen, dan ekstraksi informasi berirama. Tugas ini menjadi lebih sulit dengan jumlah yang lebih besar dari instrumen dan tingkat polifonik yang lebih besar.

2.   Kategorisasi Otomatis
Musik bergenre kategorisasi adalah tugas bersama untuk MIR dan adalah tugas biasa untuk tahunan Informasi Music Retrieval Evaluasi eXchange (Mirex). Teknik Mesin belajar seperti Support Vector Machines cenderung tampil baik, meskipun sifat agak subyektif dari klasifikasi . Klasifikasi potensial lainnya termasuk mengidentifikasi artis, tempat asal atau suasana potongan. Dimana output diharapkan menjadi nomor daripada kelas, analisis regresi diperlukan.

3.   Pencarian Berdasarkan Query
File-file musik yang jumlahnya jutaan telah disimpan di dalam database berdasarkan kriteria yang telah ditentukan oleh perancang sistemnya. Telah dijelaskan sebelumnya bahwa pada database seperti Musipedia misalnya, telah dilakukan pengurangan-pengurangan material pada musik yang dirasa tidak berguna saat pencarian, sehingga menyebabkan pencarian pada database tersebut lebih cepat. Setelah file-file tersebut terkumpul, barulah pencarian file musik dapat dilakukan berdasarkan kontennya. Pada umumnya pencarian file musik diawali dengan pengambilan query sanpel audio. Metode perekaman sampel dapat bermacam-macam, contoh yang tersedia adalah dengan cara merekam tuts keyboard visual pada layar, contour search, flash piano, rhythm search, serta perekaman dengan mikropon. Sampel-sampel audio tersebut kemudian akan diproses, dianalisis, serta dikonversi menjadi deretan string. Kemudian algoritma Knuth-Morris-Pratt baru bekerja pada tahap ini. Adanya kecocokan sampel audio dengan sumber musik itu yang akan menjadi hasil pencarian tersebut, Dalam persoalan ini, teks algoritma Knuth-Morros- Pratt akan menganggap file-file sumber musik yang berada di database, entah itu karakteristiknya ataupun langsung bit per but dari file tersebut.

4.   Pencocokan String Sample Audio dengan File Musik
Sampel musik yang akan dicari file nya pada sumber akan dianalisis sesuai  dengan karakteristik-karakteristik yang  ditentukan oleh sistem pencarian tersebut. Hasil ekstraksi tersebut yang nantinya akan menjadi  pattern- pattern untuk dicocokkan dengan file sumber. Kemudian barulah pada tahap ini dilakukan algoritma pencocokan string Knuth-Morris-Pratt. Penggunaan algoritma pencocokan ini tidak baku untuk penerapan pencarian file musik, namun pemilihan algoritma ini tergantung dari perancang sistem itu sendiri. Dari analisis yang telah banyak dilakukan, algoritma KMP memang relatif lebih cepat daripada algoritma lain dalam menemukan pola dalam teks. Setelah pencarian string dalam pola musik MIDI dilakukan, baru kemudian hasil pencarian tersebut dikirimkan kepada peminta query. Hasil pencarian ini biasanya berupa metadata dari sebuah musik, misalnya judul musik, artis, serta album.

Bagaimana akhi dan Ukhti penjelasan dari saya tentang Music Information Retrieval? Sudah merasa cukup dan puas? Ahhh janganlah merasa puas agar Akhi dan Ukhti lebih Semangat lagi untuk mencari lebih dalam.
Terimakasih……. Wassalamu’alaikum Wr.Wb


Reference:

Minggu, 04 Mei 2014

Terpenjara Dalam Waktu

Posted by Unknown On 19.30 | No comments
(Sebuah Kisah tanpa Batas)

Disana diujung lorong ruangan sempit, kutemui dirimu melangkah. Hampir disetiap langkahmu kudapati rasa yang begitu yakin tanpa ada sedikitpun ragu. Kepalamu yang seringkali menengadah keatas, tubuhmu yang begitu tinggi seringkali aku lihat dilorong ruangan itu. Selalu aku menghitung waktu dan menatanya agar mampu kulihat dirimu dalam waktuku.
Terkadang pernah kudapati mata kita bertemu. Namun seringkali aku melempar pandanganku berharap tak kau dapati aku sedang menatapmu. Entah mengapa saat mataku menatapmu, selalu terjadi aliran darah yang tak pernah normal, jantung berdegup tak seperti biasanya juga tulang tubuhku yang begitu kaku. Namun sering aku berusaha menguasai diri untuk terlihat biasa saja saat kau berada di depanku dan berbicara denganku.
Gayamu yang terlihat begitu angkuh, membuatku merasa senang saat kau memanggil namaku. Aku selalu merasa takut saat hatiku turut bicara bahwa “aku menyukaimu”. Entah apa yang aku suka darimu. “Ya Allah, aku minta maaf karena berani menyukai makhluk ciptaanmu yang satu ini. Maaf aku pernah menatapnya. Astagfirullah” itu yang sering bibirku utarakan.
Seringkali kau masuk ke dalam bunga tidurku. Mungkin karena aku terlalu sering memikirkanmu. Mengapakah engkau? Mengapa engkau tak hadirkan semua asa dalam nyata? Jika dirasa kaulah yang terbaik, izinkan aku tak pernah menghapusmu dari asaku “tak akan pernah”. Namun, tidakkah kau bisa bersikap hangat? Kenapa hanya padaku?
Aku cukup tau diri untuk hal ini. Aku tau mana saja yang tergolong mungkin dan tidak mungkin. Aku sebagai manusia bisa apa? Toh semua tergantung padaNya. Aku hanya mampu membiarkan asaku berlabuh hingga akhirnya dia menepi. Kuserahkan asaku padaMu. Biar Engkau yang mengarahkan kemana asaku kan menetap. Semoga saat itu memang sempat, agar tak selalu terpenjara dalam waktu. Asaku kan berlabuh disana dan akan menepi tepat pada hari itu dan untuk selamanya. Insya Allah J .

Dee-



Kamis, 01 Mei 2014

TRANSAKSI

Posted by Unknown On 20.52 | No comments
TRANSAKSI
Transaksi adalah satu atau beberapa aksi yang dilakukan program aplikasi untuk  mengakses atau mengubah isi basis data. Transaksi merupakan bagian dari pengeksekusian sebuah program yang melakukan pengaksesan basis data dan bahkan juga melakukan serangkaian perubahan data.  DBMS yang kita gunakan harus menjamin bahwa setiap transaksi harus dapat dikerjakan secara utuh atau tidak sama sekali.  Tidak boleh ada transaksi yang hanya dikerjakan sebagian, karena dapat menyebabkan inkonsistensi basis data.  
Transaksi bertujuan unuk mencegah dari kehilangan ataupun kerusakan data. Sebuah transaksi berpeluang untuk mengganggu integritas basis data yang dapat membuat kondisi/hubungan antar data tidak seperti seharusnya.  Untuk menjamin agar integritas dapat tetap terpelihara maka setiap transaksi harus memiliki sifat-sifat:
1. Atomicity, dimana semua operasi dalam transaksi dapat dikerjakan seluruhnya atau tidak sama sekali.
2. Consistency, dimana eksekusi transaksi harus dapat menjamin data tetap konsisten setelah transaksi berakhir.
3. Isolation, jika pada sebuah sistem basis data terdapat sejumlah transaksi yang dilaksanakan secara bersamaan, maka semua transaksi yang dilaksanakan pada saat yang bersamaan tersebut harus dapat dimulai dan bisa berakhir.
 4. Durability, dimana perubahan data yang terjadi setelah sebuah transaksi berakhir dengan baik, harus dapat bertahan bahkan jika seandainya sistem mati.

OPERASI TRANSAKSI PADA ORACLE 
Didalam transaksi, terdapat dua buah operasi untuk menjaga integritas dan ketahanan data, diantaranya dengan melakukan operasi commit dan rollback. 
è Commit berfungsi untuk menandakan bahwa transaksi telah selesai dilaksanakan.
è Rollback berfungsi untuk memberitahukan bahwa transaksi harus diulang karena adanya suatu kegagalan.
Untuk mencoba, mari ikuti langkah berikut:
1.       Connect dulu ke oracle. Dengan membuka Run SQL command Line dengan user dan password yang kamu tuju.

2.       Buat sebuah table
create table dicoba(
                id_coba number primary key,
                nama varchar2(20) not null
);


--buat sequence
create sequence seq_idcoba increment by 1;

--input tablenya
insert into dicoba values (seq_idcoba.nextval,'A');
insert into dicoba values (seq_idcoba.nextval,'B')
insert into dicoba values (seq_idcoba.nextval,'C');
insert into dicoba values (seq_idcoba.nextval,'D');
insert into dicoba values (seq_idcoba.nextval,'E');

dan teng teng jreng jreng inilah hasilnya. (haha apasih gaje).



Oke sekarang kita ke langkah selanjutnya.

1.       Untuk mengetahui perbedaan Commit dan rollback, coba langkah berikutSQL Command Line dengan latar yang berbeda.

2.       Setelah itu kamu pastikan keduanya login dengan user yang sama, misalkan usernya itu Transaksi. Kalau udah, kita tampilkan dulu data yang tadi kita buat sebelumnya dikedua SQL Command Line tersebut.
3.       Coba kamu  ketikkan
insert into dicoba values (seq_idcoba.nextval,'F');
pada command line yang pertama.

Lalu commit Run SQL Command Line yang pertama setelah di insert into.
--untuk menandakan bahwa proses telah selesai dilakukan
Commit;

--untuk kembali pada proses yang telah di commit
rollback;

SAVE POINT
Save Point secara sederhana merupakan sebuah titik aman, dimana kita telah menyelesaiakan satu atau beberapa transaksi. Save point dianalogikan seperti sebuah check point saat kita bermain game (aku sih lebih suka menyebutnya dengan penandaan).  Fungsi dari save point adalah supaya pada saat kita ingin rollback atau ada transaksi yang gagal, transaksi tidak berjalan dari awal kembali, tetapi dari save poin yang telah kita buat.  Untuk membuat sebuah save point, caranya adalah :
SAVEPOINT [nama save point];
Missal:
Savepoint  a;

Setelah dibuat save pointnya kita dapat rollback ke save point tersebut dengan cara :
ROLLBACK TO[nama save point];



ISOLASI TRANSAKSI  
Dalam transaksi database, ada 3 hal yang harus dicegah yaitu. 
a.        Dirty Read Transaksi membaca data dari hasil transaksi lainnya yang gagal. Kedua transaksi tersebut berjalan bersamaan.
b.       Non-Repeatable Read Transaksi membaca ulang data yang telah di baca sebelumnya karena data tersebut telah di modifikasi oleh transaksi lainnya.
c.       Phantom Read Transaksi membaca sebuah data yang telah hilang akibat dari transaksi yang lainnya. 

Untuk mencegah 3 hal tersebut, maka dalam Oracle terdapat 2 level isolasi yang dapat diimplementasikan, yaitu : 

a.       Read Commited  Transaksi hanya dapat melihat perubahan data setelah transaksi lain telah commit pada data tersebut. (Seperti dalam contoh commit)

b.      Serializable  Adalah level isolasi yang menyediakan isolasi transaksi yang paling ketat. Level ini mengemulasikan eksekusi transaksi secara serial, menjadikan transaksi dieksekusi satu setelah yang lainnya,seperti secara serial, bukan secara bersamaan (pararel). Tetapi aplikasi yang menggunakan level isolasi ini harus bersedia untuk mengulangi transaksi dikarenakan kegagalan pengserialan transaksi. Saat transaksi berada pada level serializable, sebuah query SELECT hanya melihat data yang di COMMIT sebelum transaksi di mulai; transaksi tersebut tidak akan pernah melihat baik data yang belum di COMMIT atau perubahan data yang terjadi selama eksekusi transaksi oleh transaksi lain yang berjalan pada waktu bersamaan (e.g. saat transaksi ini berjalan, ada transaksi lain yang melakukan COMMIT pada data). Jika pada transaksi dengan level isolaso Serializable mengandung DML (Data Manipulatin Language) yang mencoba untuk meng-update suatu data yang mungkin sudah di update pada sebuah transaksi yang belum di commit pada awal transaksi Serializable, maka perintah DML tersebut akan gagal.  Untuk mengaplikasikan level isolasi Serializable, adalah dengan menggunakan perintah : 
        SET TRANSACTION ISOLATION LEVEL SERIALIZABLE;
     Isolai level ini mencegah terjadinya Phantom Read.  
 
LOCKING PROTOCOL  
Pada transaksi database, dikenal istilah locking yang berfungsi untuk menjaga integritas data. Terdapat dua buah metode locking yaitu :
a.        Shared Lock (S-LOCK)  Jika transaksi memiliki shared lock pada suatu data, transaksi tersebut hanya bisa melakukan pembacaan.
b.      Exclusive Lock (X-LOCK)  Bagi transaksi yang memiliki exclusive lock pada suatu data, transaksi tersebut dapat melakukan perubahan dan pembacaan terhadap data tersebut.  

Untuk shared lock, dapat dimiliki oleh beberapa transaksi dalam satu waktu, namun untuk exclusive lock, hanya dapat dimiliki oleh satu transaksi pada satu waktu.  

PENGUNCIAN LEVEL TABEL
Penguncian yang berfungsi untuk mengunci suatu tabel untuk mencegah perubahan atau penghapusan tabel selama ada transaksi yang menggunakan tabel tersebut.  Untuk melakukan perintah penguncian tabel, adalah sebagai berikut. 
LOCK TABLE [nama tabel]; 

PENGUNCIAN LEVEL BARIS
Penguncian yang dilakukan pada baris (ROW) yang sedang digunakan oleh suatu transaksi sampai transaksi tersebut selesai dilakukan. Penguncian level baris hanya berlaku untuk operasi UPDATE dan DELETE.  

DEADLOCK 

Merupakan situasi dimana dua atau lebih transaksi dalam kondisi wait-state, satu sama lain menunggu Lock dilepas sebelum di mulai


Rachmi Mulyani || 1200550 || c2

Blogroll

About