Selasa, 11 November 2014

Command Bash and Shell

Posted by Unknown On 16.25 | No comments
Command Bash and Shell

Shell merupakan perangkat lunak bawaan system operasi yang digunakan untuk menyediakan komunikasi langsung antara pengguna dengan system operasi.  Sedangkan command shell  merupakan program yang menerjemahkan perintah yang mengijinkan user untuk mengeksekusi perintah dengan cara mengetiknya secara manual di terminal atau secara otomatis pada program yang disebut shell script.
Pada Linux, Linux menyertakan bash sebagai shell bawaan, dimana  Bash merupakan shell yang dibuat secara bebas menggantikan versi standard dari Bourne Shell (/bin/sh) yang semula dibuat oleh Steve Bourne untuk sistem UNIX, juga memiliki semua fitur yang ada di Bourne Shell, plus tambahan yang membuatnya lebih mudah digunakan dari command line. Karena Shell mempunyai fungsi sebagai interface pengguna dalam melakukan komunikasi computer, maka shell pada Linux mempunyai peranan tidak sebatas hanya sebagai pengelola berkas, melainkan mempunyai fungsi yang luas hingga mengatur fungsi system jaringan.
                Berikut merupakan beberapa perintah pada Shell and Bash Linux:
1.       CAT        : merupakan perintah di linux yang dapat digunakan untuk melihat isi file, membuat isi file, dan menggabungkan beberapa teks file menjadi satu teks file.
2.       Perintah path :
Pada perintah path kita cukup mengetikan nama dari program untuk mengeksekusinya. Jika kita ingin mengakses perintah yang tidak berada pada path saat ini, kita dapat menuliskan lokasi dari program tertentu.
3.       Command Syntax
Perintah dapat berjalan sendiri. Penulisan command syntax pada umumnya :
command [-argument] [-argument] [--argument] [file]
4.       Linux Help
Bantuan / panduan linux jika kita memerlukan informasi tentang sintax tertentu adalah “man pages” dan “info pages”.
a.       Man pages
Untuk membaca halaman manual dari setiap perintah, cukup ketik “man program”
Misalnya man pwd (manual mengenai perintah pwd).
b.      Info pages
Halaman info sama dengan halaman manual, tapi yang ditampilkan bukan satu halaman panjang, melainkan berupa segmen yang pendek. Halamn info dapat diakses dengan perintah “info” atau “pinfo”.
Contoh : info df (menampilkan halaman informasi dari df).

Berikut beberapa perintah pada command Bash and Shell secara karakter:






Senin, 03 November 2014


Beberapa Perintah yang digunakan dalam Manajemen Proses pada Terminal Linux




Beberapa contoh penggunaannya:

1. ps (untuk melihat proses yang ada)


2. ps u (untuk melihat faktor/elemen lain)


3. ps aux (mencari proses yang lain)


4. ps -eH (menampilkan hubungan proses parent/child)


5. ps -eF (menampilkan hubungan parent/child serta letak prosesnya)


6. pstree (menampilkan semua proses pada sistem dalam bentuk hirarki parent/child)


Jumat, 31 Oktober 2014


Artikel Test Performa Router dengan Traffic Generator mendeskripsikan tentang bagaimana cara melakukan test performa router dengan traffic Generator. Dalam membangun sebuah jaringan computer, harus dilakukan perencanaan yang matang diantaranya topologi jaringan, konsep setting serta pemilihan perangkat yang akan digunakan.
Test performamerupakan langkah yang sebaik-baiknya dilakukan sebelum sebuah perangkat benar-benar dipasang pada jaringan yang sebenarnya. Tentu test ini dilakukan berdasarkan standar yang ada. Pada RouterOS Mikrotik, kita bisa melakukan test serupa dengan menggunakan fitur Generator. Kinerja router dalam meneruskan paket dari suatu jaringan ke jaringan lain akan disimulasikan seperti pada kenyataannya. Test ini juga dapat digunakan untuk mengetahui kemampuan meneruskan paket data dari interface yang lain dalam router yang sama.
Pada percobaannya mereka menggunakan 2unit CCR1036-12G-4S. penggunaan kabel Ethernet mereka sesuaikan agar bisa melewatkan traffic hingga 1Gbps.
Pengetesan dilakukan menggunakan 3 interface yaitu, sfp1, ether1 dan ether3. Pemilihan interface dalam melakukan test bisa didasarkan pada arsitektur hardware. Misalnya , apkah dibelakang interface terdapat komponen yang menggabungkan antar interface seperti switch chipset atau interface yang terhubung langsung denga CPU.
Percobaanya dilakukan dengan mengenerate 2 traffic/stream dari masing-masing interface Traffic Generator Device, sehingga setiap interface pada DUT akan meneruskan 2 aliran paket data FullDuplex. Hal ini sama ketika Router dipasang pada jaringan yang sebenarnya.
Setting:
1.       Pengaturan pertama yang harus dilakukan adalah menambahkan IP Addresspada setiap device agar keduanya dapat saling berkomunikasi.
2.       Masuk pada tahapan setting Traffic Generator. Akses pada menu Tools -> Traffic generator
3.       Definisikan Packet Template yang nantinya digunakan untuk mengenerate traffic data.
4.       Pada penambahan packet template bisa ditentukan karakter packet data seperti apa yanga akan disimulasikan. Umumnya traffic data yang terjadi dalam jaringan mempunyai susunan header mac, ip maupun udp
5.       Tentukan arah aliran traffic yang akan degenerate. Traffic ini dirancang agar keluar dari traffic Generator Device menuju ke Traffic Generator Device kembali melalui Device Under Test.
6.       Jika setting telah selesai, selanjutnya jalankan pengetesan.

Hasilnya dapat dilihat pada DUT, seberapa efektifkah data yang bisa dilewatkan. Hasil percobaan tergantung dari karakter dan besar traffic yang degenerate serta arsitektur hardware yang digunakan. Untuk mendapatkan performa keseluruhan sebuah perangkat, test pada semua interface yang ada.


Reference: http://www.mikrotik.co.id/artikel_lihat.php?id=96 

Selasa, 28 Oktober 2014

Posted by Unknown On 21.44 | No comments
Berikut adalah beberapa perintah yang digunakan pada terminal Sistem Operasi Linux :






Sumber:
http://ourdirectory.wordpress.com/2013/09/10/peritah-dasar-command-line-interfaces-cli-di-ubuntu-linux/

Selasa, 21 Oktober 2014

Posted by Unknown On 21.39 | No comments

INSTALASI DEBIAN

Posted by Unknown On 09.40 | No comments
Bingung cara install Debian? Jika ingin menginstall debian, silahkan klik link berikut ini: Debian

Sabtu, 11 Oktober 2014

Beam A*

Posted by Unknown On 06.34 | No comments
Macam-Macam Algoritma Pencarian
Permasalah pencarian adalah merupakan yang sering dijumpai oleh peneliti bidang Kecerdasan Buatan. Permasalahan ini merupakan hal penting dalam menentukan keberhasilan system kecerdasan buatan. Menurut sumber, ada 3 bagian dalam metode pencarian.
Yang pertama adalah metode yang sederhana yang hanya berusaha mencari kemungkinan penyelesaian. Metode yang termasuk padabagian ini adalah dept-first search, hill climbing, breadth-first search, beam search dan best-first search.
Yang kedua yaitu metode yang lebih kompleks yang akan mencari jarak terpendek. Metode ini adalah British Museum Procedure, Branch and Bound, Dynamic Programming dan A*. Metode-metode ini digunakan pada saat harga perjalanan untuk mencari kemungkinan menjadi perhitungan.
Yang ketiga, yaitu beberapa prosedur/metpde yang kita terapkan saat kita berhadapan dengan musuh. Prosedur ini adalah minimax search, alpha-beta prunning. Metode ini banyak digunakan pada program-program permainan seperti catur dsb.
Berikut merupakan bagan untuk Metode Searching:



Begitulah bagannya.... tapi kali ini saya hanya akan berbagi tentang Beam A* saja.. monggo disimak.
Algoritma ini memberikan sedikit variasi pada A*, yaitu dengan membatasi simpul yang bisa disimpan di dalam OPEN. Ketika jumlah simpul di OPEN sudah melebihi batas tertentu, maka simpul dengan nilai f terbesar akan dihapus. Sedangkan jumlah simpul yang di dalam CLOSED tetap dibiarkan tanpa batasan karena simpul yang di dalam CLOSED memang tidak mungkin dihapus. Dengan membatasi jumlah simpul di OPEN, maka pencarian menjadi lebih terfokus seperti sinar (beam). Sehingga variasi ini dinamakan Beam A*.
Implementasi algoritma BA* sama dengan A* tetapi ada sedikit fungsi tambahan untuk pengecekan dan penghapusan simpul terburuk diOPEN.
Algoritma Beam A* menggunakan dua senarai: OPEN danCLOSED
OPEN adalah adalah senarai (list) yang digunakan untuk menyimpan simpul-simpul yang pernah dibangkitkan dan nilai heuristiknya telah dihitung tetapi belum terpilih sebagai simpul terbaik (best node). Dengan kata lain, OPEN berisi simpul-simpul yang masih memiliki peluang (peluangnya masih terbuka) untuk terpilih sebagai simpul terbaik.
CLOSED adalah senarai untuk menyimpan simpul-simpul yang sudah pernah dibangkitkan dan sudah pernah terpilih sebagai simpul terbaik. Artinya, CLOSED berisi simpul-simpul yang tidak mungkin terpilih sebagai simpul terbaik (peluang untuk terpilih sudah tertutup).
Terdapat tiga kondisi bagi setiap sukseror yang dibangkitkan, yaitu : sudah berada di OPEN, sudah berada di CLOSED, dan tidak berada diOPEN maupun CLOSED. Pada ketiga kondisi tersebut diberikan penanganan yang berbeda-beda.
Jika suksesor sudah pernah berada di OPEN, maka dilakukan pengecekan apakah perlu pengubahan parent atau tidak tergantung pada nilai g-nya melalui parent lama atau parent baru. Jika melalui parent baru memberikan nilai g yang lebih kecil, maka dilakukan pengubahan parent. Jika pengubahan parent dilakukan, maka dilakukan pula perbaruan (update) nilai dan f  pada suksesor tersebut. Dengan perbaruan ini, suksesor tersebut memiliki kesempatan yang lebih besar untuk terpilih sebagai simpul terbaik (best node).
Jika suksesor sudah pernah berada di CLOSED, maka dilakukan pengecekan apakah perlu pengubahan parent atau tidak. Jika ya, maka dilakukan perbaruan nilai dan f  pada suksesor tersebut serta pada semua “anak cucunya” yang sudah pernah berada di OPEN. Dengan perbaruan ini, maka semua anak cucunya tersebut memiliki kesempatan lebih besar untuk terpilih sebagai simpul terbaik (best node).
Jika suksesor tidak berada di OPEN maupun CLOSED, maka suksesor tersebut dimasukkan ke dalam OPEN. Tambahkan suksesor tersebut sebagai suksesornya best node. Hitung biaya suksesor tersebut dengan rumus f = g + h..

Reference:




Blogroll

About